Sekilas Mengenal Gulat Gurita dan Gulat Pathol Indonesia

Dari judul yang sudah kami buat ini, apakah diantara kalian ada yang sudah mengenal kehadiran dari Olahraga Gulat Gurita dengan Gulat Pathol ini ? mungkin jika berbicara mengenai olahraga tersebut, diantara kalian paham akan kehadiran dari dunia gulat saja. Mengenai dari berbagai macam jenis dari Olahraga Gulat yang ada di dunia ini belum banyak diantara kalian, yang tahu dengan pasti. Untuk menambah wawasan kalian mengenai dunia Olahraga Gulat, maka kami berikan sekilas pengertian dari apa itu olahraga gulat Gurita dengan Gulat Pathol. Jika kalian ingin mengetahui lebih banyak lagi mengenai Dunia Gulat, maka kalian bisa Previous atau melihat beberapa artikel sebelumnya yang sudah tayang di website kami ini. Selamat membaca sobat olahraga… 

Sejarah Kehadiran Olahraga Gulat di Dunia 

Permainan olahraga dari Gulat gurita ini sendiri menjadi sebuah olahraga Tradisional, yang memang berasal dari Amerika Serikat dan sudah dilakukan untuk pertama kalinya pada tahun 1940 silam. Namanya saja Gulat Gurita, otomatis dalam olahraga yang dimainkan ini murni ada campur tangan dari si Gurita itu sendiri. 

Siapa yang pertama kali mencetuskan ide gila dalam dunia Gulat itu sendiri ? dia bernama William Menard, yakni orang yang pertama kali bisa menemukan kehadiran dari Gulat Gurita disaat dirinya sedang berkunjung ke Tahiti. Disana dirinya benar-benar menghabiskan banyak sekali waktu bersama dengan para penduduk lokal yang memiliki profesi sebagai para pemburu Gurita Raksasa. 

Kemudian setelahnya, William Menard sendiri menuliskan mengenai olahraga tersebut. Tulisannya di Amerika Serikat juga sudah terkenal dalam judul “ Octopus Wrestling is My Hobby “ yang sudah dimuat secara resmi di majalah Mechanix Illustrated sejak tahun 1949. Dan dari saat inilah, Olahraga Gulat Gurita sudah mulai terkenal khususnya di wilayah : Pantai Barat di Amerika Serikat. Dari kemunculannya di tahun 1940 silam, nyatanya olahraga ini resmi populer atau meraih puncaknya pada tahun 1960 silam. 

Kejuaraan dalam Olahraga Gulat Gurita di Dunia 

Dari keberhasilan olahraga ini, maka dibuatlah langsung Kejuaraan Olahraga Gulat Gurita. Kejuaraan ini sendiri sudah pernah diadakan di Puger Sound, kawasan Washington – Amerika Serikat. Untuk kejuaraan terbesar diadakan di Tacoma yakni Kawasan Washington sejak bulan April pada tahun 1963. Dan ternyata sudah terdaftar 111 peserta yang telah mengikuti kejuaraan tersebut. Di dalamnya ada juga 25 Gurita yang diambil langsung dari Samudra Pasifik dengan berat dari Gurita dimulai dari 2 hingga 25 KG. 

Dan untuk kejuaraan ini, maka para peserta juga akan bertanding dalam tim yang sudah beranggotakan dari 2 hingga 3 orang. Disini mereka juga harus menangkap adanya seekor Gurita tanpa menggunakan alat bantu apapun itu selain dengan menggunakan tangan secara langsung. Olahraga ini sendiri tidak akan dilakukan di darat. Dan untuk para pesertanya harus bisa menyelam hingga kedalaman 18 meter ke sarang para Gurita tersebut. 

Kejuaraan Olahraga Gulat Gurita. Kejuaraan ini sendiri sudah pernah diadakan di Puger Sound, kawasan Washington – Amerika Serikat

Dan saat akan ditangkap, karena gurita ini masih hidup pastinya akan ada perlawanan dong. Dan dari sanalah asal nama Gulat Gurita itu ada. Untuk Gulat Gurita yang sudah di tangkap akan langsung diukur oleh Juri. Dan untuk para peserta yang menangkap Gurita paling besar dianggap menjadi Pemenangnya. Gurita yang sudah ditangkap nantinya bisa dikembalikan lagi ke laut, semuanya diserahkan langsung ke Aquarium lokal atau bisa juga dikonsumsi. 

Mulai Punahnya Olahraga Gulat Gurita

Namun sayangnya, dari kepopuleran Olahraga Gulat Gurita ini harus mengalami kepunahan. Dimulai dari pertengahan tahun 1960 an dimana Olahraga ini sendiri mulai saja ditinggalkan. Alasan utama atau yang paling umum adalah dikarenakan Masyarakat pada pantai barat Amerika Serikat, sudah merasa mulai bosan dengan kehadiran dari olahraga ini. Lalu untuk Alasan Kedua sendiri dikarenakan Wilayah tersebut mulai saja diberlakukan oleh Undang-Undang anti kekerasan terhadap hewan. Dan sejak saat itulah, Olahraga Gulat Gurita ini sendiri mulai punah. 

Olahraga Gulat Pathol Asal dari Indonesia 

Pathol memang menjadi olahraga Gulat Tradisional dari Indonesia, dan sudah memiliki kesamaan dengan Sumo. Hanya saja letak perbedaannya sendiri ada di dalam Olahraga Gulat Pathol tidak memiliki tubuh tambun untuk bisa diterjunkan di arena pertarungan untuk melawan orang lain dalam memiliki perawakan sepadan. Dan disini para pemain Pathol sendiri harus bertelanjang dada dan juga dari Pinggang untuk masing-masing dililitkan kain sarung atau tali yakni Dadhung untuk sebagai tempat dari pegangan lawan. Memang tidak memiliki matras dalam dunia olahraga Gulat Pathol ini sendiri. Maka Arena Pertandingan bisa dilakukan di tempat yang sudah terbuka. 

Pathol memang menjadi olahraga Gulat Tradisional dari Indonesia, dan sudah memiliki kesamaan dengan Sumo

Dan dalam Olahraga Pathol dimainkan oleh 2 Orang Pria yang saling berhadapan untuk bisa bertarung, dan berusaha sekali saling mengunci lawan yang ada. Sampai salah satu diantara mereka sudah benar-benar terkunci dan juga sudah menyerah atau bisa dikatakan sudah kalah. Arena dari Pathol ini sudah berupa pasir dan juga sering sekali dimainkan di kawasan Pantai. Selain ada pemain, ternyata di dalam olahraga ini sendiri ada Panjak untuk bisa mengiringi para pemain Pathol itu sendiri. Dan minimal sekali dibutuhkan 5 orang Pengrawit yang memainkan Kendang – lalu Kempul yakni Gong Kecil – Lenong sampai dengan Bonang dan Saron.

Sekilas Bahasa dari Olahraga Gulat Pathol Indonesia 

Menurut bahasa Sansekerta, Pathol ini memiliki arti orang tak terkalahkan. Dan olahraga Tradisional Khas Nusantara ini sudah lahir di Era Kerajaan Majapahit. Dan saat pangeran Sri Sawardana Adik Penguasa dari Lasem Bhre Lasem yakni adalah Dewi Hindu yang memang berniat untuk membentuk prajurit angkatan laut untuk bisa mengamankan pelabuhan di Tuban daerah kota Jawa Timur. 

Untuk para calon prajurit, nantinya kemudian juga bisa langsung di adu untuk bisa mencari siapa yang paling kuat dengan melalui pertandingan semacam permainan Gulat. Para pemain Pathol juga sudah dilarang untuk memukul, menendang ataupun menyikut. Mereka semua bisa saling memegang Udhet atau kain Sepanjang 1,5 meter dalam memiliki lawan yang sudah diikat untuk masing-masing perut para pemain. Kemudian mereka ini bisa berusaha terus saling membanting lawan-lawannya. Pemenang dari Olahraga Pathol ini menjadi orang yang sudah berhasil menelentangkan lawan hingga punggungnya bisa menempel di pasir atau arena dari pertarungan itu dibuat. 

Dan dalam dunia olahraga pathol ini sendiri, sangat amat menjunjung tinggi Sportivitas. Memang benar, untuk seluruh olahraga yang ada namanya Sportivitas harus didukung dengan baik dan terlaksana sesuai dengan segala macam olahraganya. Sebab, Sportivitas yang adil akan mampu menemukan siapakah juara Sejati yang sebenarnya ! 

Rasa dari Sportivitas harus selalu ditanamkan sejak dini. Dan dari sinilah, Sportivitas yang mampu membuat seorang olahragawan menjadi seorang olahragawan yang sejati. Nah untuk bisa menjadi olahragawan bukan menganut dari Fisik saja, maka jauh lebih pada jiwa yang sudah sehat. Untuk Sportivitas bisa menjadi ketentuan yang bisa membedakan antara juara sejati dan juga juara pada umumnya atau pada juara biasa-biasa saja.

Continue Reading